Hyundai mengungkapkan X-ble Shoulder, robot wearable ringan yang dirancang untuk membantu pekerja mengangkat beban di atas kepala. Teknologi ini diproyeksikan meluncur secara komersial pada tahun 2025.
X-ble Shoulder dikembangkan oleh Hyundai untuk mendukung sektor pekerjaan fisik seperti konstruksi, pertanian, perkapalan, dan perakitan industri. Alat ini dikenakan di tubuh dan berfungsi memperkuat pergerakan bahu serta mengurangi tekanan pada otot saat mengangkat beban berat.
Menurut data internal Hyundai, robot ini mampu mengurangi stres pada bahu hingga 60 persen dan menghemat tenaga otot sebesar 30 persen. Dengan bobot yang ringan dan desain ergonomis, X-ble menawarkan solusi bagi pekerja yang selama ini rentan cedera karena aktivitas berulang atau beban berlebih.
“Teknologi ini bisa jadi game changer untuk keselamatan kerja,” kata perwakilan Hyundai Robotics dalam rilis resminya.
Wearable robot seperti X-ble menjadi bagian dari tren global menuju peningkatan produktivitas melalui augmentasi fisik. Namun, sejumlah ahli juga mengingatkan potensi risiko baru seperti ketergantungan teknologi, perlunya pelatihan khusus, hingga perubahan struktur kerja yang bisa berdampak pada hak dan perlindungan pekerja.
Dengan peluncuran X-ble dijadwalkan pada 2025, Hyundai membawa visi masa depan kerja yang lebih ringan dan aman. Namun, adopsi teknologi ini secara massal masih memerlukan kajian mendalam, termasuk dampaknya terhadap kesehatan, etika, dan regulasi tenaga kerja.