Teknologi Mixed Reality (MR) terbaru memungkinkan pengguna memindai mobil fisik di dunia nyata dan menggunakannya langsung dalam gim balapan virtual. Perpaduan ini mempercepat konvergensi antara dunia fisik dan digital.
Inovasi ini memungkinkan pengguna memindai detail mobil asli—mulai dari bentuk bodi, warna, hingga modifikasi eksterior—menggunakan sensor dan kamera canggih. Hasil pemindaian tersebut diintegrasikan secara real-time ke dalam dunia Virtual Reality (VR), memungkinkan mobil nyata “hidup” di lingkungan digital.
Setelah proses pemindaian, pengguna dapat memodifikasi kendaraan secara virtual, lalu mengujinya di lintasan balap VR. Teknologi ini menjadi jembatan antara hobi otomotif dan gaming, dengan tingkat personalisasi yang belum pernah ada sebelumnya.
Perusahaan teknologi yang mengembangkan sistem ini menyebutnya sebagai “digital twin in motion”, di mana setiap kendaraan memiliki kembaran digital interaktif. Teknologi ini memanfaatkan AI untuk menyempurnakan model, serta Mixed Reality untuk menyatukan realita dan simulasi.
“Pengguna bisa merasakan pengalaman baru: mengemudikan versi digital mobil mereka sendiri di dunia virtual, lengkap dengan modifikasi yang mereka rancang,” ujar salah satu pengembang dalam pernyataan resminya.
Teknologi ini juga diprediksi memiliki aplikasi luas di industri otomotif, seperti simulasi desain, pelatihan pengemudi, hingga pemasaran kendaraan baru.
Dengan batas antara realitas dan dunia virtual yang semakin tipis, teknologi Mixed Reality seperti ini membuka era baru personalisasi dan interaksi digital. Bukan sekadar bermain, kini pengguna dapat “menghidupkan” mobil mereka di dimensi baru.